<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1881141641353309835</id><updated>2012-02-16T18:02:09.310+09:00</updated><title type='text'>Rehat</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://mainkrehat.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1881141641353309835/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mainkrehat.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Bang Maink</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_4wEvrR_FLmU/SKKG22vv_BI/AAAAAAAAACg/8BTnme6cWHs/s1600-R/snapshot2.png'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>5</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1881141641353309835.post-4153346007897357658</id><published>2007-06-09T10:34:00.000+09:00</published><updated>2007-06-09T15:40:08.948+09:00</updated><title type='text'>Orang Baik &amp; Orang Penting</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_4wEvrR_FLmU/RmoFXD7tkrI/AAAAAAAAABU/r1ukRrSyBko/s1600-h/Important.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp1.blogger.com/_4wEvrR_FLmU/RmoFXD7tkrI/AAAAAAAAABU/r1ukRrSyBko/s200/Important.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5073873823937172146" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;&lt;FONT COLOR="#FFFF00"&gt;"Memang baik menjadi orang PENTING, tapi jauh lebih penting menjadi orang BAIK"&lt;/FONT&gt;&lt;/b&gt;. Begitulah ungkapan menarik yang selalu Saya &lt;b&gt;nikmati&lt;/b&gt; dalam salah satu acara TV yang dipandu oleh Kang Ebet, belasan tahun silam. Karena ungkapan itu selalu meluncur di awal dan akhir acara, sangat mungkin ia kehilangan makna dan kekuatan bagi para pemirsa. Jika benar demikian, sayang sekali memang. Sebab, ia mengandung makna yang sangat dalam bagi kemanusiaan kita. Sebegitukah ? Entahlah. Mungkin setiap orang akan berbeda dalam memaknainya. Namun kali ini dan di sini, Saya ingin bertutur sedikit tentang ungkapan itu. Semoga tidak "tenggelam" menjadi sekedar &lt;b&gt;&lt;FONT COLOR="#FFFF00"&gt;basa basi&lt;/FONT&gt;&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam persfektif Saya : menjadi orang PENTING itu bisa bersandarkan atas macae-macem entitas-substantif nilai. Bisa nilai yang baik, bisa juga yang buruk. Jika boleh Saya simplifikasikan : bisa yang &lt;b&gt;&lt;FONT COLOR="#FFFF00"&gt;Humanis&lt;/FONT&gt;&lt;/b&gt; atau sebaliknya &lt;b&gt;&lt;FONT COLOR="#FFFF00"&gt;Unhumanis&lt;/FONT&gt;&lt;/b&gt;. Lihatlah eksistensi orang-orang penting di sekeliling kita. Apakah mereka itu Artis, Politisi, pejabat, Pengusaha, "Ustadz" (dan sejenisnya dalam berbagai agama) atau bahkan Penguasa. Saya pikir, Anda lebih mengerti ketimbang Saya, berpijak pada entitas-nilai yang kek apa mereka berdiri. Namun tidak demikian untuk menjadi orang BAIK. Apa dan bagaimana pun eksistensi mereka, untuk sampai pada predikat itu, tentu orang disekitarnya akan melihat mereka dengan &lt;b&gt;satu&lt;/b&gt; kacamata umum : bahwa mereka (HARUS) berdiri pada pijakan nilai-nilai yang BAIK, berpikir secara BAIK, bersikap secara BAIK, dan akhirnya memberi kontribusi yang BAIK pula kepada masayarakat di sekelilingnya, semaksimal mungkin yang ia bisa. Begitu singkat ceritanya kira-kira.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabats,&lt;br /&gt;Ternyata dengan logika sesederhana itulah, Kang Ebet ingin mengajak kita untuk memilih penggalan frase kedua dari ungkapannya. Mari kita lebih memilih menjadi orang &lt;b&gt;&lt;FONT COLOR="#FFFF00"&gt;BAIK&lt;/FONT&gt;&lt;/b&gt; dari pada sekedar menjadi orang &lt;b&gt;&lt;FONT COLOR="#FFFF00"&gt;PENTING&lt;/FONT&gt;&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bravo...!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BM.&lt;br /&gt;===&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1881141641353309835-4153346007897357658?l=mainkrehat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mainkrehat.blogspot.com/feeds/4153346007897357658/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1881141641353309835&amp;postID=4153346007897357658' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1881141641353309835/posts/default/4153346007897357658'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1881141641353309835/posts/default/4153346007897357658'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mainkrehat.blogspot.com/2007/06/orang-baik-orang-penting.html' title='Orang Baik &amp; Orang Penting'/><author><name>Bang Maink</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_4wEvrR_FLmU/SKKG22vv_BI/AAAAAAAAACg/8BTnme6cWHs/s1600-R/snapshot2.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_4wEvrR_FLmU/RmoFXD7tkrI/AAAAAAAAABU/r1ukRrSyBko/s72-c/Important.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1881141641353309835.post-670950605096876238</id><published>2006-11-12T12:32:00.001+09:00</published><updated>2007-06-09T14:09:36.530+09:00</updated><title type='text'>Enlightenment &amp; Wisdom</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger2/3723/229631548016761/1600/Wisdom.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger2/3723/229631548016761/200/Wisdom.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;Banyak orang make kata &lt;b&gt;&lt;FONT COLOR="#FFFF00"&gt;Pencerahan&lt;/FONT&gt;&lt;/b&gt; dalam berbagai wacana, tapi bisa jadi cuman sedikit orang yang mampu menunjukkan makna kata itu secara tepat. Setiap orang boleh saja mengacu pada mindset yang ia miliki untuk mengurai makna kata itu, tapi ia enggak boleh meninggalkan serta-merta eksistensi spektrum maknanya. Ribet yah ? Gak lah, kita kan lagi nyoba sedikit lebih obyektif memahami kata itu. So, yuk kita bareng-bareng mengelaborasi kata itu, biar ke depan gak terjadi salah kaprah penggunaannya, ato klaim makna tanpa argumentasi yang memadai baginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo Saya, lebih cenderung mengurai makna kata itu dengan cara menarik ke depan dari titik tujuan filosofi-nya, yaitu &lt;b&gt;&lt;FONT COLOR="#FFFF00"&gt;Wisdom&lt;/FONT&gt;&lt;/b&gt; (bahasa Indonesianya yg tepat apa yah ? Kebijakan ? Ato ada kata lain ? Ya, pokoknya di sekitar itulah). Maksudnya, Saya pegang dulu itu titik tujuannya, baru kemudian secara perlahan en seksama berusaha mengkonstruksi kerangka eksistensi dan makna fundamental baginya. Bgitu. Absurd yah ? Moga-moga gak deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi yang gak kalah pentingnya juga, gimana seseorang itu gak &lt;b&gt;&lt;FONT COLOR="#FFFF00"&gt;"over-confidence"&lt;/FONT&gt;&lt;/b&gt; sama gagasannya. Maksudnya, jangan sampe ia merasa bahwa gagasan yang ia lahirkan udah bener-bener hebat, yahud en pasti bener, sehingga secara gak langsung menegasikan sumber-sumber ato inspirasi dari luar dirinya. Nah kalo sampe ini terjadi, ya tinggal bilang "Gud-Bay" aja kali ke orang itu. Lha, gimana gak harus gitu, wong kita mao sharing dengan cara yang elegan kan ? Jadi, prinsip ato sikap over-confidence kayak gitu, ya emang mesti kita tinggalin. Suruh aja naek di "gerbong belakang" humanisasi peradaban kita. Abis deh perkara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yuk, kita mulai !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BM.&lt;br /&gt;===&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1881141641353309835-670950605096876238?l=mainkrehat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mainkrehat.blogspot.com/feeds/670950605096876238/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1881141641353309835&amp;postID=670950605096876238' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1881141641353309835/posts/default/670950605096876238'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1881141641353309835/posts/default/670950605096876238'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mainkrehat.blogspot.com/2006/11/enlightenment-toward-to-wisdom.html' title='Enlightenment &amp; Wisdom'/><author><name>Bang Maink</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_4wEvrR_FLmU/SKKG22vv_BI/AAAAAAAAACg/8BTnme6cWHs/s1600-R/snapshot2.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1881141641353309835.post-4088582174370133040</id><published>2006-11-08T19:10:00.000+09:00</published><updated>2006-11-11T11:32:24.537+09:00</updated><title type='text'>( Reformasi ) Birokrasi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger2/3723/229631548016761/1600/bureaucracy.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger2/3723/229631548016761/200/bureaucracy.png" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;Kalo Saya tanya : Ada gak yang punya pengalaman selalu mulus bin lancar ngurus sesuatu yang terkait dengan pelayanan birokrasi di Indonesia ? kalo ada yang ngacung, alias nejawab "ada", barangkali fenomena itu hanyalah satu di antara sejuta kasus di negeri tercinta kita, Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harus jujur kita akui, bahwa salah satu problema besar kita bernegara adalah manajemen dan kultur birokrasi yang amburadul di negeri ini. So, kalo temen-temen aktivis muda bilang : kita WAJIB melakukan reformasi birokrasi yang sangat radikal dan fundamental nih. Bagi sebagian temen yang laen, konsep itu emang rada abstark tuh. Maksudnya, apa dan bagaimana formulasi dan aksi jenius buat melakukan itu. Sejauh ini, cukup banyak juga kayaknya yang telah secara serius dan konsisten bekerja dan berupaya ke arah sana, tapi sayangnya masih belom keliatan juga hasilnya. Sebagian besar orang bilang : emang ribet deh ngebenerin manajemen en kultur birokrasi kita yang udah kayak benang kusut ini. Lha, trus kita musti gimana donk ? Kan kita tetep aja butuh institusi birokrasi untuk  memenej kehidupan kita bernegara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah itu dia, men-temen punya ide gak ? Kalo punya, sharing donk. Masak udah masuk Abad-21 bisanya masih sekedar komplain en ngedumel doank sih. Malu lah sama anak-cucu kita tuh di belakang. Mereka lagi pada melongo menatap kita nih : becus apa kagak nih kita (generasi pendahulu mereka) nyiapin Indonesia Masa Depan bagi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OK, dah malem nih. Selamat bekerja semua deh. Gut lak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BM.&lt;br /&gt;==&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1881141641353309835-4088582174370133040?l=mainkrehat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mainkrehat.blogspot.com/feeds/4088582174370133040/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1881141641353309835&amp;postID=4088582174370133040' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1881141641353309835/posts/default/4088582174370133040'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1881141641353309835/posts/default/4088582174370133040'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mainkrehat.blogspot.com/2006/11/reformasi-birokrasi.html' title='( Reformasi ) Birokrasi'/><author><name>Bang Maink</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_4wEvrR_FLmU/SKKG22vv_BI/AAAAAAAAACg/8BTnme6cWHs/s1600-R/snapshot2.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1881141641353309835.post-1599113311422586411</id><published>2006-11-06T09:20:00.000+09:00</published><updated>2006-11-06T19:06:37.028+09:00</updated><title type='text'>Korupsi ( Baca: Maling Berdasi )</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger2/3723/229631548016761/1600/Duit-1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger2/3723/229631548016761/200/Duit-1.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;Kalo kita sebut kata korupsi, masih adakah di antara kita yang (haqqul) yakin bahwa akan dengan mudah menemukan pendududk negeri ini, yang gak ngerti makna kata itu ? Kalo Saya kok gak yakin. Artinya, kita akan amat sangat kesulitan menemukan penduduk negeri tercinta ini yang gak paham maknanya. Apa iya ? Ya, kalo gak percaya, coba aja uji sendiri sana. Wong dikasih tahu kok ya gak percaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Korupsi itu, konon, udah menjadi kata dan represesntasi-prilaku fundamental anak-anak negeri ini, dari puncak piramida sampe ke dasar, bahkan ke akar piramida (ini juga kalo diasumsikan piramida punya akar lho yah). Coba aja bayangkan : dari mulai ngurus KTP ato Surat-Pengantar untuk Nikah di kelurahan, sampe urusan-urusan besar di kantor-kantor pejabat negera, akan kita rasakan dengan mudah aliran darah dan desah nafas para koruptor. Tapi ya itu, jangan nanya masalah barang bukti (kalo nyoba-nyoba mau jadi saksi korban/pelapor). Itu sama aja dengan upaya mencari HANTU. Kita perlu Gost-Buster (seperti yang ada di pilem itu lho) untuk upaya ini. Nah, di negeri kita belom ada tuh, tim yang sedemikian kuat untuk urusan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo ternyata korupsi emang udah sangat menyejarah dan menjadi salah satu karakter-fundamental anak-bangsa di negeri ini, inilah justru bahaya terhebat di abad ini yang kita hadapi sebagai sebuah bangsa. Apa yang akan kita wariskan bagi anak-cucu kita kelak ? Ya pasti susah ngejawabnya. Ya kan ? Masak kita ingin mewariskan prilaku bejat ini secara apik dan termenej dengan baik kepada anak-cucu kita di masa depan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkatnya, saya mengajak Anda untuk mencoba bermimpi lagi nih : tentang Indonesia Masa-Depan yang (salah satu karakternya) BEBAS-KORUPSI, bagi anak-cucu kita tercinta. Lha, apa bisa ? Wis, ojo cuman ribut dengan wacana en kebingungan. Ya udah, kita coba aja bersama, dengan kemampuan masing-masing. Gimana, mau gak ? Kalo mau, itu berarti kita sedang membangun rumah yang lebih baek bagi anak-cucu kita ke depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lha, kalo gak mau ? Wis, udah tidur aja sana. Biar mimpi indah aja, tentang Indonesia yang telah berhasil menghukum mati di tiang gantungan seluruh koruptornya yang ada, baik yang keliatan maupun yang kayak hantu itu tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dah ah, saya mao tidur dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BM.&lt;br /&gt;===&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1881141641353309835-1599113311422586411?l=mainkrehat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mainkrehat.blogspot.com/feeds/1599113311422586411/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1881141641353309835&amp;postID=1599113311422586411' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1881141641353309835/posts/default/1599113311422586411'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1881141641353309835/posts/default/1599113311422586411'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mainkrehat.blogspot.com/2006/11/korupsi-baca-maling-berdasi.html' title='Korupsi ( Baca: Maling Berdasi )'/><author><name>Bang Maink</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_4wEvrR_FLmU/SKKG22vv_BI/AAAAAAAAACg/8BTnme6cWHs/s1600-R/snapshot2.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1881141641353309835.post-7036023010635018950</id><published>2006-11-03T09:42:00.000+09:00</published><updated>2006-11-10T06:29:31.422+09:00</updated><title type='text'>Ngopi &amp; Keburukannya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger2/3723/229631548016761/1600/Coffee.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger2/3723/229631548016761/200/Coffee.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;Banyak orang suka banget, ato bahkan sampe ketagihan yang namanya Ngopi (sorry, ejaan emang seenak penulisnya aja deh). Saya salah seorang di antaranya. Tapi tahukah kita, yang udah sampe kecanduan ngopi, keburukan ato efek-negatifnya ngopi ? Kalo belom tahu, ya cepet-cepet aje cari tahu. Di banyak referensi bisa kita dapatkan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Saya, setidaknya ada 2, sbb :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Dari kopi yang secara rajin kita minum (nah ini kopi jenis pertama), akan mengakibatkan penumpukkan unsur kafein dalam tubuh kita. Meski ngopi bisa bikin (sebagian orang) tahan gak tidur agak panjang (baca: begadang) buat keperluan-keperluan kebaikan, tapi tetep aje (kata Dokter) kafein lebih banyak dampak negatifnye buat tubuh kita. Tolong dijelasin/dikonfirmasi nih oleh para Dokter yah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Dari "mesin" foto-kopi yang sering kita pake (kalo ini ngopi jenis kedua), akan mengakibatkan akal/pikiran/fakultas-intelektif kita gak berkembang untuk sampe pada tataran mampu melahirkan gagasan orisinal. Kita jadi kebiasaan ngopi terus, sampe hal-hal kecil sekalipun. Kalo udah kecanduan, wah berabe, kita bisa jadi "bayangan" orang lain (yang idenya sering banget kita kopi) di mana pun kita berada (baca: tampil).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, jadi kapan nih kita, para pecandu kopi, berhenti ngopi ? Jawabannya bise kapan-kapan kali. Ntar kalo udah gak ada lagi yang bise diminum ato mesin foto-kopi udah pada rusak semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Rehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BM.&lt;br /&gt;===&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1881141641353309835-7036023010635018950?l=mainkrehat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mainkrehat.blogspot.com/feeds/7036023010635018950/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1881141641353309835&amp;postID=7036023010635018950' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1881141641353309835/posts/default/7036023010635018950'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1881141641353309835/posts/default/7036023010635018950'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mainkrehat.blogspot.com/2006/11/ngopi-keburukannya.html' title='Ngopi &amp; Keburukannya'/><author><name>Bang Maink</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_4wEvrR_FLmU/SKKG22vv_BI/AAAAAAAAACg/8BTnme6cWHs/s1600-R/snapshot2.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
